Cara Mengatasi Hipertensi

Setiap orang pasti mendambakan memiliki badan yang sehat. dengan meningkatnya pertumbuhan ekonomi, berbagai faktor kehiudpan jelas meningkat pula. Hal itu berakibat meningkatnya kesadaran tentang masalah kesehatan. Sebaliknya arus global modernisasi juag mendatangkan aspek negatif yang ditandai degan kemunculan berbagai penyakit. Hipertensi, jantung koroner, serta sejumlah penyakit degeneratif lain meningkat pula penderitanya.

mengingat semakin tingginya harga obat, wajar jika minat masyarakat untuk memilih alternatif penyembuhan tanpa obat sangat besar. Penyembuhan itu memang harus dilakukan lebih ekstra hati-hati. Khusunya untuk penderita hipertensi, penyembuhan itu harus dilakukan dengan slalu memperhatikan risiko yang mungkin timbul.

Penderita hipertensi membutuhkan perubahan gaya hidup yang sulit dilakuakn dalam jangka pendek. Oleh karenanya, faktor yang menentukan dan membantu kesembuhan pada dasarnya adalah diri sendiri. Upaya pengobatan hipertensi dapat dilakukan dengan pengobatan non-medik, termasuk mengubah pola atau gaya hidup yang tidak sehat.

Bagi para penderita hipertensi, perlu mengadakan perubahan gaya hidup yang positif. Ada 6 langkah yang dapat Anda jalankan untuk mengatasi hipertensi, diantaranya :

1. Mengontrol Pola Makan

American Heart Association menyarankan konsumsi garam sebanyak satu sendok teh per hari. Sementara kebutuhan lemak sangat kecil, disarankan kurang dari 30% dari konsumsi kalori setiap hari. Lemak tesebut dibutuhkan untuk menjaga organ tubuh tetap bekerja dan berfungsi dengan baik.

2. Tingkatkan konsumsi potasium dan magnesium

Pola makan yang rendah potasium dan magnesium menjadi salah satu faktor pemicu tekanan darah tinggi. Buah-buahan dan sayuran segar merupakan sumber terbaik bagi kedua nutrisi tersebut. Tidak heran jika dokter menyarankan agar penderita hipertensi memperbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran untuk menurunkan tekanan darah.

3. Makan makanan jenis padi-padian

Dalam sebuah penelitian yang dimuat dalam American Journal of Clinical Nutrition ditemukan bahwa pria yang mengkonsumsi sedikitnya saru porsi sereal dari jenis padi-padian per hari mempunyai kemungkinan yang sangat kecil (0-20%) untuk terkena penyakit jantung.

4. Tingkatkan aktivitas

Tidak diragukan, penderita hipertensi yang banyak aktivitas padat menurunkan tekanan darahnya. Anda tidak perlu berolahraga seperti seorang atlet, tetapi hanya 30-45 menit per hari selama lima hari dalam seminggu cukup untuk menurunkan hipertensi.

Posted in Cara Mengatasi Hipertensi, Tekanan Darah Tinggi | Tagged , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Mencegah Hipertensi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi merupakan masalah yang sangat serius. Untuk mengatasi masalah ini tersedia berbagai jenis pengobatan. Mulai dari obat yang murah, hingga berharga puluhan ribu. Salah satu obat dengan harga yang relatid murah karena ada produk genetik adalah golongan obat penghambat angiotensin conveting enzim (ACE inhibitor).

Pengembangan obat ini diawali dengan penemuan enzim pengubah angiotensin, angiotensin converting enzyme (ACE) di dalam plasma pembuluh darah oleh ilmuwan bernama Leonard T Skeggs dan kawan-kawan di tahun 1956. Selanjutnya beberapa ahli berusaha mencari cara bagaimana dapat menghambat pengubah tersebut.

Di dalam tubuh terdapat senyawa yang dikenal angiotensin II. Mengakibatkan beberapa kondisi seperti berikut :

- Kontraksi pembuluh darah, sehingga diameter pembuluh darah mengecil.
- Penyumbatan pembuluh darah ginjal, sehinga meningkatkan aliran tekanan di ginjal, pada akhirnya berpengaruh pada seluruh tubuh.
- Peningkatan kerja bilik jantung, sehingga mengakibatkan pembesaran bilik jantung
- Mengakibatkan cairan ditahan di dalam tubuh, tidak dikeluarkan melalui urine pada akhirnya berpengaruh pada seluruh tubuh
- Peningkatan kerja bilik jantung, sehingga mengakibatkan pembesran bilik jantung
- Mengakibatkan cairan ditahan di dalam tubuh, tidak dikeluarkan melalui urine pada akhirnya dapat meningkatkan tekanan darah.

Berbagai fenomena tersebut pada akhirnya meningkatkan tekanan darah. Obat yang dapat menghambat pembentukan angiostensin II, tentu saja dapat bermanfaat dalam menghindari terjadinya fenomena ini. Penghambat ACE berperan dengan cara menghambat pembentukan angiostensin I menjadi angiostensin II. Dengan terjadinya penghambatan tersebut, terjadi banyak keuntungan bagi tubuh.

Menurunnya tahanan arteri, sehinga aliran darah balik meningkat. Selain itu dapat meningkatkan airan darah yang dikeluarkan oleh jantung. Pengeluaran cairan dari dalam tubuh melalui urine juga meningkat. Berbagai mekanisme tersebut pada akhirnya dapat menurunkan tekanan darah. Beberapa contoh obat yang termasuk golongan ini adalah ; kaptopril, benazepril, enalapril, fosionopril, lisinopril.

Selain berfungsi menurunkan tekanan darah, obat jenis ini juga dapat berperan dalam memperbaiki sirkulasi di ginjal. Dengan demikian obat jenis ini merupakan pilhan awal pada penderita gagal ginjal, karena cukup efektif. Selain itu dapat digunakan bersamaan dengan obat penurun tekanan darah lainnya.

Obat penurun tekanan darah tinggi jenis angiostensin ini dapat digunkaan untuk penderita gangguan jantung, mencegah stroke, dan membantu mencegah kerusakan ginjal pada penderita diabetes dan tekanan darah tinggi. Berdasarkan beberapa penelitian diketahui bahw penderita diabetes dan tekanan darah tinggi yang menggunakan obat ini memiliki angka harapan hidup lebih tinggi dibandingkan penderita yang tidak menggunakan obat jenis angiostensin.

Namun sayangnya obat tekanan darah tinggi ini dapat menyebabkan beberapa komplikasi. Beberapa efek samping yang mengganggu akibat penggunaan obat ini diantaranya adalah :

1. Batuk. Efek samping ini yang paling mengganggu sehingga penderita terkadang berkonsultasi dengan dokter untuk mengganti obat.
2. Penurunan tekanan darah
3. Sakit kepala/pusing
4. Mual dan muntah
5. Meskipun dapat memperbaiki sirkulasi darah pada ginjal, obat ini memiliki efek samping gangguan pada ginjal, para ahli belum mengetahui mengapa hal ini dapat terjadi.
6. Mengakibatkan kadar kalsium meningkat dalam darah
7. Mengakibatkan masalah untuk wanita hamil pada trisemester pertama dapat terjadi cacat kongenital (sejak lahir, hingga kematian). Oleh sebab itu obat jenis ini tidak dianjurkan untuk wanita hamil meski mengalami gangguan tekanan darah tinggi sekalipun tanpa pengawasan obat dari dokter terkait
8. Reaksi alergi.

Posted in Cara Mengatasi Hipertensi, Tekanan Darah Tinggi | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Cara Menangani Hipertensi

Untuk mengendalikan tekanan darah dan cara menangani hipertensi, penderita hipertensi umumnya minum obat setiap hari. Tetapi rutinitas ini sering tidak disukai penderita. Selain membuat bosan dan harganya relative mahal, konsumsi obat dalam jangka panjang membuat penderita tacit pada efek sampingnya. Pengobatan alternative menjadi pilihan beberapa oran untuk mengatasi hipertensi. Salah satnya melakukan terapi herbal yang telah diakui kalangan medis untuk mengobati gangguan hipertensi. Terapi hipertensi ini menggunakan tanaman yang telah terbukti secara medis memiliki kandungan obat herbal sebagai obat antihipertensi.

Dengan pemakaian yang tepat dan benar kandungan obat herbal dalam tanaman bisa membantu proses pengendalian tekanan darah dan cara menangani hipertensi. Ada beberapa pihak yang masih meragukan kemampuan obat herbal. Paling tidak, kandungan lain dalam obat herbal menjadi faktor sinergis yang bekerja seimbang dan selaras dengan obat kimia. Tetapi para ahli natiropati memiliki keyakinan, manfaat obat herbal tidak kalah dengan obat-obat kimia. Bahkan ada keuntungannya, karena terapi herbal tidak memiliki efek samping.  Karena masih ada kemungkinan ketidakselarasan antara obat herbal dan obat kimia, konsumsi obat herbal sebaiknya dikonsultasikan dulu dengan dokter. Tanaman yang bisa digunakan sebagai penurun tekanan darah misalnya brokoli, wortel, dan saffron. Beberapa bumbu dapur juga memiliki manfaat serupa contohnya fennel, oregano, lada hitam dan basil.

Back to nature atau gerakan kembali kea lam bisa jadi slogan saja jika masyarakat tidak menganggap penting arti dan manfaat dari gerakan ini. Padahal pernyataan ini seharusnya tidak sekadar ajakan dan slogan, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Mengatasi hipertensi dengan tanaman obat merupakan salah satu cara menangani hiperensi dengan back to nature. Mengobati hipertensi dengan ramuan tanaman obat banyak pilihannya. Selain untuk menurunkan tekanan darah tinggi, pengobatan pun bertujuan untuk memperkecil resiko terjadinya komplikasi seperti stroke, kerusakan pada ginjal, atau meningkatnya gula darah (diabetes).

Tekanan darah seseorang tergantung dari beberapa faktor, Kondisinya dapat berubah-ubah setiap jam, bahkan setiap menit. Tekanan darah tinggi terjadi jika suatu tekanan yang  berlebihan menekan dinding pembuluh arteri. Terhadap seseorang yang dicurigai mengidap hipertensi perlu dilakukan wawancara (anamnesa) tentang faktor genetika. Selain itu, juga perlu dilakukan pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan ECG. Jika diperlukan dapat dilakukan pemeriksaan khusus, seperti USG, Echicardiography (USG jantung). CT scan dan sebagainya.

Saah satu cara  menangani hipertensi adalah dengan mengonsumsi buah belimbing. Buah belimbing merupakan sumber vitamin C yang baik. Karenanya juga mengandung vitamin A, B dan niacin. Pemakaian belimbing untuk hipertensi sudah terkenal di Indonesia, terutama sebagai obat tradisional.

Bawang putih juga dapat mengatasi masalah hipertensu. Tanaman ini dikenal bermanfaat mengatasi seluruh system kardiovaskuler termasuk tekanan darah. Tekanan darah (angka diastolic) menurun xecara berarti hanya dengan mengonsumsi 3 siung bawang putih setiap hari selama tiga bulan. Di dalam bawang putih juga mengandung senyawa adenosine yang dapat melenturkan pembuluh darah sehingga darah mengalr lebih lancar.

Posted in Cara Mengatasi Hipertensi, Uncategorized | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penanganan Hipertensi

Hipertensi bisa menimpa siapa saja. Jika dinyatakan oleh dokter menderita hipertensi maka kita mesti waspada dalam mengendalikan tekanan darah, dibandingkan orang lain yang memiliki tekanan darah normal. Tekanan darah yang dinyatakan dengan dua angka sebenarnya merupakan rasio dari tekanan darah sistolik dan diastolik. Tekanan darah sistolik yaitu angka diatas, yang lebih tinggi merupakan tekanan arteri saat jantung berdetak, artinya ketika otot-otot jantung berkontak memompa darah. Sedangkan angka yang dibawah atau tekanan darah diastolik adalah tekanan darah diantara dua detak jantung atau saat otot jantung relaksasi.

Tekanan darah disebut tinggi atau hipertensi jika nilai tekanan darah sistolik sama dengan atau lebih dari 140 atau tekanan darah diastolik sama dengan atau lebih dari 90 mmHg (>/- 140/90 mmHg). Tapi bagi yang tekanan darahnya sedikit dibawah angka tersebut jangan berlega hati dulu. Anda sudah masuk dalam golongan prehipertensi.

Untuk menentukan apakah seseorang menderita hipertensi atau tidak, pemeriksaan sebaiknya dilakukan minimal 2 kali dalam dua kesempatan berbeda, dengan jeda waktu istirahat selama 5 menit dan juga dikonfirmasi dengan lengan yang lain. Kategori prehipertensi menunjukkan bahwa seseorang yang masuk dalam kategori ini memiliki resiko mengalami hipertensi. Sebelum terkena hipertensi maka harus dihambat dengan berbagai upaya pencegahan.

Upaya apa yang bisa dilakukan untuk mencegah berbagai resiko penyakit yang dipicu hipertensi yang paling utama adalah mengubah gaya hidup anda.  Langkah yang harus dilakukan penderita hipertensi adalah mengubah pola hidup dan disertai terapi obat-obatan. Perubahan gaya hidup wajib dilakukan untuk mereka yang memasuki kategori prehipertensi.

Caranya adalah :

  • Penderita hipertensu yang mengalami kelebihan berat badan dianjurkan untuk menurunkan berat badannya sampai batas ideal
  • Merubah pola makan pada penderita diabetes, kegemukan atau kadar kolesterol darah tinggi.
  • Mengurangi pemakaian garam sampai kurang dari 2,3 gram natrium atau 6 gram natrium klorida setiap harinya (disertai dengan asupan kalsium, magnesium dan kalium yang cukup)
  • Olahraga aerobik yang tidak terlalu berat. Penderita hipertensi esensial tidak perlu membatasi aktivitasnya selama tekanan darahnya terkendali.
  • Berhenti merokok dan kurangi alkohol.

Kebanyakan penderita hipertensi malas untuk merubah gaya hidup seperti diet dan olahraga. Mereka lebih mengandalkan terapi obat-obatan untuk menurunkan tekanan darahnya. Padahal tanpa perubahan gaya hidup hasil yang dicapai tidak optimal.  Merubah gaya hidup bisa berdampak besar pada perjalan penyakit penderita hipertensi. Penelitian dilakukan, penderita hipertensi yang berdiet rendah garam akan mengalami penurunan resiko terkena penyakit jantung hingga 25%.

Atau bagi yang gemuk, menurunkan berat badan sekitar 5-6kg berdampak besar pada penurunan tekanan darah. Jangan pula sepelekan, diet anda sehari-hari. Sebaiknya anda mengucapkan perpisahan pada makanan berlemak dan berkolesterol dan menggantinya dengan makanan sehat seperti buah-buahan, kacang-kacangan, sayur-sayuran dan produk susu rendah lemak.
Untuk protein ganti daging dengan ikan atau daging ayam. Maka lihatlah tekanan darah akan turun meskipun anda tidak turun berat badan. Tetapi pengaturan diet juga disesuaikan dengan kondisi masing-masing orang yang tidak sama. Akan lebih baik jika dikonsultasikan dengan ahlinya. Merokok juga wajib ditinggalkan. Berhenti merokok tidak hanya dianjurkan untuk penderita hipertensi tetapi untuk semua orang.

Penderita hipertensi tahap 1 dan 2 harus dibantu dengan obat-obatan untuk menurunkan tekanan darah. Dokter anda akan memilihkan obat yang paling seusai untuk anda. Pasien hipertensi disarankan untuk mengikuti anjuran dokter untuk pengobatannya, untuk mencegah akibat yang timbul dari hipertensi yang tidak terkontrol. Pasien juga disarankan untuk berdiskusi dengan dokter mengenai efek samping atau hal lainnya yang berhubungan dengan pengobatan.

Posted in Tekanan Darah Tinggi | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Pencegahan Hipertensi Pada Kehamilan

Tekanan darah tinggi menjadi mencemaskan terutama jika anda hamil meskipun demikian anda dapat menghindari potensi terjadinya bahaya komplikasi karena masalah ini. Apabila anda berpikir tentang mempunyai seorang bayi dan anda mempunyai tekanan darah tinggi, bicarakan lebih dulu hal ini dengan dokter atau perawat. Lakukan langkah-langkah guna mengontrol tekanan darah tinggi anda sebelum dan selama kehamilan dan dapatkan perawatan pranatal secara rutin dan teratur. Hal ini sangat menguntungkan dalam menjamin kesehatan bayi dan anda sendiri selama kehamilan.

Beberapa hal yang bisa anda lakukan sebelum hamil :

  • Pastikan tekanan darah anda berada dibawah kontrol (tetap dalam ukuran normal). Perubahan-perubahan gaya hidup seperti membatasi intake garam, melakukan aktifitas fisik secara teratur, dan juga menurunkan berat badan apabila anda overweight (kelebihan berat badan) bisa sangat membantu.
  • Diskusikan dan konsultasikan dengan dokter bagaimana hipertensi bisa berpengaruh pada bayi anda sendiri selama kehamilan dan apa saja yang dapat anda lakukan untuk mencegah atau mengurangi masalah tersebut.
  • Apabila anda saat ini minum obat-obta untuk tekanan darah tanyakan pada dokter apakah sebaiknya perlu merubah jumlah yang anda minum atau menghentikannya selama kehamilan. Saat ini para ahli menyarankan untuk menghindari obat angiostein-converting enzyme (ACE) inhibitors dan Angiostein II (AII) receptor antagonists selama kehamilan, obat-obat jenis lain untuk tekanan darah mungkin tidak menjadi masalah dan cocok untuk anda gunakan. Jangan mengehntikan atau merubah obat-obat yang anda minum kecuali atas anjuran dokter atau advice dokter.

Beberapa hal yang bisa anda kerjakan ketika anda hamil :

  • Dapatkan perawatan medis prenatal (reguler prenatal medical care)
  • Lakukan olahraga selama kehamilan
  • Hindari penggunaan alkohol dan produk tobacco (tembakau)
  • Konsultasikan dengan dokter mengenai obat-obat yang dijual bebas di apotek yang anda minum atau anda berpikir ingin menggunakannya.

 

Posted in Tekanan Darah Tinggi | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Mencegah Hipertensi

Pada sebagian besar penderita, hipertensi tidak menimbulkan gejala. Hipertensu berat, menahun dan tidak diobati , akan timbul gejala lain sakit kepala, kelelahan, mual, muntah, sesak napas, gelisah, pandangan kabur karena ada kerusakan pada otak, mata, jantung dan ginjal.

Mengukur Tensi

Tekanan darah bervariasi secara alami . Bayi dan anak-anak tekanan darahnya lebih rendah dari orang dewasa. Tekanan darah lebih tinggi saat beraktivitas dan lebih rendah saat beristirahat. Tekanan darah dalam satu hari juga berbeda, paling tinggi di pagi hari dan paling rendah saat tidur malam.

Tekanan darah diukur setelah seseorang duduk atau berbaring selama 5 menit. Tekanan darah ada dua angka . Angka inggi diperoleh saat jantung berkontraksi (sistolik), angka yang rendah diperoleh  saat jantung berelaksasi (diastolik). Tekanan darah ditulis sebagai tekanan sistolik garis miring tekanan diastolik , mislanya 120/80 mmHg. disebut darah tinggi jika tekanan sistolik 140 mmHg atau lebih, atau tekanan diastolik 90 mmHg atau lebih, atau keduanya. Diagnosa tidak dapat ditegakkan hanya dengan 1x pengukuran.

Jika pada pengukuran pertama memberikan hasil tinggi, tekanan darah diukur kembali dan kemudian diukur 2x pada dua hari berikutnya, untuk meyakinkan adanya hipertensi.

Dengan bertambahnya usia , tekanan darah cenderung naik. Tekanan sistolik meningkat sampai usia 80 tahun dan tekanan diastolik meningkat sampai usia 55-60 tahun, kemudian berkurang perlahan atua menurun drastis .

Mencegah Komplikasi

Setelah diagnosa hipertensi ditegakkan,dianjurkan melakukan pemeriksaan organ utama, terutama pembuluh darah, jantung, otak, mata dan ginjal, untuk mengetahui adanya komplikasi akibat hipertensi. Mata, retina selaput peka cahaya pad apermukaan bagian belakang mata, merupakan salah satunya bagian tubuh yang secara langsung bisa menunjukkan adanya efek hipertensi terhadap arterioral/ pembuluh darah kecil. Dengan anggapan bahwa perubahan yang terjadi diretina mirip dengan perubahan yang terjadi diretina, mirirp dengan perubahan yang terjadi dipembuluh darah lain dalam tubuh, seperti ginjal. Lewat derajat kerusakan retina, bisa ditentukan beratnya hipertensi

Jantung. Perubahan pada jnatung terutama pembesaran jantungm bisa ditemukan pada elektrokardiografi (RKG) dan foto rontgent dada. Bunyi jantung yang abnormal disebut bunyi jantung keempat, bisa didengar melalui stetoskop dan merupakan perubahan jantung paling awal yang terjadi akibat tekanan darah tinggi.

Ginjal . Kerusakan ginjal akibat hipertensi dapat dideteksi melalui stetoskop yang ditempelkan di perut untuk mendengarkan adanya bruit, suara yang terjadi akibat karena darah mengalir melalui arteri menuju ginjal, yang mengalami penyempitan. Menurut studi kadar kreatinin yang tinggi,  yaitu 8 kali lebih tinggi dari normal, umumnya ditemukan pada para pengidap hipertensi.

Otak. Komplikasi hipertensi berat pada otak dapat menyebabkan penurunan kesadaran bahkan koma, karena terjadi pembengkakan otak. Deteksi dapat dilakukan denhan CT Scan kepala.

 

Posted in Cara Mengatasi Hipertensi | Tagged , , , , , | Leave a comment

Obat Tradisional Hipertensi

Hipertensi atau darah tinggi adalah penyakit kelainan jantung dan pembuluh darah yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah.
Hipertensi seperti Bom waktu, tanpa mengirimkan sinyal-sinyal bahaya terlebih dahulu sebelumnya.

Sebetulnya hipertensi mudah dikendalikan jka ditangani sejak dini.
Obat-obat penurun darah tinggi merupakan penemuan luar biasa di bidang farmakologi karena khasiatnya.

Indonesia sangat kaya akan tanaman obat. Tanaman obat yang dapat menurunkan hipertensi diantaranya adalah :

1. Sambiloto (Andrographis Paniculata)
Sambiloto adalah tanaman liar yang berasal dari India. Tanaman yang sangat pahit ini dipatenkan sebagai obat anti HIV oleh sebuah perusahaan Farmasi Jerman, sementara di Indonesia, Dirjen POM. Departemen Kesehatan RI menetapkan Sambiloto sebagai salah satu dari sembilan tanaman obat unggulan yang sudah diuji secara klinis.

Sambiloto sangat pahit karena mengadung Andrographis, yang merupakan senyawa lakton diterpenoid bisiklik, Sambiloto mengandung flavonoid yang bersifat mencegah sekaligus menghancurkan pergumpalan darah.
Flavonoid sendiri paling banyak diperoleh dari akar dengan kandungan dari akar yaitu polymethoxyflavone, andrographin, panicolin, mono-o-methylwithin, dan apigenin-7, 4-dimethyl ether. Flavonoid antara lain berfungsi untuk mencegah dan menghancurkan pergumpalan darah.

Sambiloto juga memilii kadar kalium yang tinggi dan rendah kandungan natrium. Kalium diperlukan untuk mengeluarkan air sementara natrium harus dihindari karena bisa meningkatkan tekanan darah.

2. Pegagan ( Cantella asiatica)

Pegagan (Cantella asiatica, (linn), Urb) merupakan tanaman asal India, Jepang, Cina, Indonesia, Afrika Selatan, Sri Lanka dan Pasifik Selatan. Tanaman ini termasuk anggota keluarga petterseli yang memiliki rasa tawar dan tidak berbau. Pegagan merupakan tanaman liar yang banyak tumbuh di perkebunan, tepi jalan, pematang sawah ataupun di ladang yang agak basah.

Tumbuhan ini banyak dipercaya orang dapat memperbaiki dan merevitalisasi pembuluh darah atau sel-sel syaraf mata yang rusak, menurunkan tekanan darah tinggi, kesuburan wanita, dan menyembuhkan mata bengkak.

Pegagan mengandung berbagai senyawa berkhasiat obat seperti asiatiklosida (triterpenoid), dan garam-garam mineral yang bermanfaat. Kandungan utama adalah triterpenoid. Triterpenoid yaitu antioksidan sebagai penangkap radikal bebas yang dapat mematikan sel-sel otak dan merevitalisasi pembuluh darah. pegagan juga mengandung: asiaticoside, thankuniside, isothankuniside, madecassoside, brahmoside, brahmic acid, madasiatic acid, meso-inositol, centelosse, caretonoids, garam-garam mineral seperti garam kalium, natrium, magnesium, kalsium, besi, valeerine, dan zat samak.

3. Daun Dewa ( Gynura segetum) menurut pakar ahli herbalis, daun dewa sudah dikenal lama sacra empiris digunakan oleh masyarakat untuk mengencerkan darah guna mencegah penyumbatan / pecahnya pembuluh darah sehingga terhindar dari penyakit tekanan darah tinggi.
Bagian yang dugunakan untuk sarana pengobatan adalah daunnya yang mengandung senyawa flavonoid, saponin, tanin, dan minyak aistri. Minyak atsiri yang bersifat analgesik (meredekan rasa nyeri) dan anti inflamasi (anti radang) dan dapat merangsang sirkulasi darah. Efek farmakologis daun dewa adalah sebagai antikoagulan (koagulan= zat yang mempermudah dan mempercepat pembekuan darah), stimulasi sirkulasi, menghentikan pendarahan, menghilangkan panas, membersihkan racun, menurunkan kadar kolesterol rendah.

4. Seledri (Apium graveolens) untuk mengobati daah tinggi tentunya dapat ditempuh dengan berbagai cara pengobatan alternatif, misalnya dengan memanfaatkan ramuan obatan tradisional seperti daun seledri.
Tanaman seledri (Apium graveolens Linn) varietas secalinum mengandung berbagai zat aktif antara lain flavonoid (apigenin). senyawa butil phthilide, dan kalium yang mempunyai efek menurunkan tekanan darah. Didalam daun seledri terkandung senyawa glukosida, apiin, dan apoil yang memberi aroma khas.

 

 

Posted in Cara Mengatasi Hipertensi | Tagged , , , , , | Leave a comment

Mengatasi Darah Tinggi

Hipertensi atau tekanan darah adalah kekuatan yang diperlukan agar darah mengalir didalam pembuluh darah dan beredar mencapai semua jaringan tubuh manusia.

Berikut adalah beberapa tips cara mengatasi tekanan darah tinggi:

1. Kurangi konsumsi garam dalam makanan
2. Konsumsi makanan yang mengndung kalium, magnesium dan kalsium
3. Kurangi minum minuman atau makanan beralkohol. Untuk pria yang menderita hipertensi, jumlah alkohol yang diijinkan maksimal 30 ml alkohol per hari sedangikan wanita 15 ml per hari
4. Olahraga secara teratur bisa menurunkan tekanan darah tinggu. Jika anda menderita tekanan darah tinggi, pilihlah olahraga uang ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, lari santai, dan berenan. Lakaukan selama 30 hingga 45 menit sehari sebanyak 3 kali seminggu.
5. Makan sayur dan buah yang beserat tinggi, seperti sayuran hijau, pisang, tomat, wortel dan jeruk.
6. Jalankan terapi anti sres agar mengurangi stres dan anda akan mampu mengendalikan emosi anda.
7. Berhenti merokok juga berperan besar untuk mengurangi tekanan darah tinggi atau hipertensi.
8. Kendalikan kadar kolesterol anda
9. Kendalikan diabetes anda
10. Hindari obat yang meningkatkan tekanan darah. Konsultasikan ke dokter jika anda menerima pengobatan untuk penyakit tertentu, untuk menerima obat yang tidak meningkatkan tekanan darah.
11. Mengkonsumsi herbal yang dapat menurunkan tekanan darah.

Posted in Cara Mengatasi Hipertensi | Leave a comment

Penyebab Darah Tinggi

Mengapa tekanan darah meningkat ?
Apa yang menyebabkan tekanan darah meningkat? Sebagai ilustrasi, jika anda sedang menyiram kebun dengan selang dan anda menekan ujung selang makan air yang keluar akan semakin kencang. Selain itu, jika anda memperbesar keran air, maka aliran yang melalui selang akan semakin kencang karena debit air meningkat.

 

 

 

Ada beberapa penyebab darah tinggi meningkat, yaitu :

1. Keturunan, faktor ini tidak bisa anda kendalikan
2. Usia, faktor ini tidak bisa anda kendalikan
3. Garam, faktor ini bisa anda kendalikan
4. Kolesterol, faktor ini bisa anda kendalikan
5. Obesitas/ kegemukan, faktor ini bisa anda kendalikan
6. Stres, faktor ini bisa anda kendalikan
7. Rokok, faktor ini bisa anda kendalikan
8. Kafein, faktor ini bisa anda kendalikan
9. Alkohol, faktor ini bisa anda kendalikan
10. Kurang darah, faktor ini bisa anda kendalikan

Posted in Tekanan Darah Tinggi | Tagged , , , | Leave a comment

HIPERTENSI

Tahukah anda berapa tekanan darah anda saat ini ?

Tekanan darah atau hipertensi telah menjadi penyakit yang umum bagi banyak orang saat ini, apalagi bagi mereka yang tinggal di kawasan perkotaan. Tekanan darah tinggi atau hipertensi menjadi salah satu penyebab stroke, serangan jantung, dan gagal ginjal. Dan akibat terburuk dari penyakit ini adalah kematian. Karena itu jika bisa penyakit ini harus kita cegah dan anda dapat mengendalikannya.

Apa yang dimaksud dengan tekanan darah ? Tekanan darah yaitu tekanan yang dialami darah pada pembuluh arteri ketika darah di pompa oleh jantung ke seluruh anggota tubuh manusia. Tekanan darah dibuat dengan mengambil dua ukuran dan biasanya terdapat dua angka yang akan disebut oleh dokter. Misalnya dokter menyebut 140-90, maka artinya adalah 140-90 mmHg. Angka pertama 140 menunjukan tekanan pembuluh arteri akibat denyutan jantung atau pada saat jantung berdenyut atau berdetak, dan disebut tekanan sistolik atau tekanan atas.
Angka kedua 90 menunjukan tekanan saat jantung beristirahat diantara pemompaan, dan disebut tekanan diastolik atau tekanan bawah .

Setelah mengetahui tekanan darah pasti anda ingin mengetahui apakah tekanan darah anda termasuk rendah, normal, atau tinggi. Berikut ini penggolongan tekanan darah berdasarkan hasil pengukuran dengan tensimeter untuk tekanan sitolik dan diastolik.

 

Tekanan Darah Sistolik (angka pertama), Diastolik (angka kedua)

Darah rendah atau hipotensi Dibawah 90 (sistolik),  dibawah 60 (diastolik)

Normal 90-120 (sistolik), 60-80 (diastolik)
Pre-hipertensi 120-140 (sistolik), 80-90 (diastolik)
Darah tinggi atau hipertensi (stadium 1) 140-160 (sistolik), 90-100 (diastolik)
Darah tinggi atau hipertensi (stadium 2)  diatas 160 (sistolik), diatas 100 (diastolik)

 

Posted in Tekanan Darah Tinggi | Tagged , , , , , | Leave a comment